Bagaimana menggunakan matriks ini?

Matriks disusun berdasarkan dua kondisi utama. Pertama, tentukan kondisi penghasilan suami. Kedua, cocokkan dengan kondisi penghasilan istri. Setelah itu, lihat PTKP yang tercantum pada kolom PTKP-KK, PTKP Suami, PTKP Istri, dan PTKP Gabungan.

Cara cepat membaca tabel

Gunakan filter kondisi suami dan istri di bawah. Jika ingin melihat matriks lengkap seperti pada dokumen sumber, biarkan kedua pilihan pada posisi Semua kondisi.

Matriks PTKP Suami-Istri

Tabel berikut merupakan penataan ulang matriks pada dokumen sumber agar lebih mudah dibaca pada website. Urutan kondisi dan isi setiap kolom dipertahankan sesuai matriks sumber.

Menampilkan 12 kombinasi Sumber: ND-383/PJ.02/2026
Suami Istri PTKP - KK PTKP (untuk penghitungan angsuran PPh Ps. 25 dan lampiran PH/MT)
PTKP Suami PTKP Istri PTKP Gabungan
Tidak berpenghasilan Penghasilan dari satu pemberi kerja K/Tanggungan Tidak diberikan PTKP (-/-) K/Tanggungan K/Tanggungan
Tidak berpenghasilan Penghasilan dari > 1 pemberi kerja K/Tanggungan Tidak diberikan PTKP (-/-) K/Tanggungan K/Tanggungan
Tidak berpenghasilan Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh tidak final atau pekerjaan bebas K/Tanggungan Tidak diberikan PTKP (-/-) K/Tanggungan K/Tanggungan
Tidak berpenghasilan Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final/tidak berpenghasilan Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-)
Penghasilan dikenai PPh tidak final Penghasilan dari satu pemberi kerja K/Tanggungan K/Tanggungan TK/0 K/I/Tanggungan
Penghasilan dikenai PPh tidak final Penghasilan dari > 1 pemberi kerja K/I/Tanggungan K/Tanggungan TK/0 K/I/Tanggungan
Penghasilan dikenai PPh tidak final Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh tidak final atau pekerjaan bebas K/I/Tanggungan K/Tanggungan TK/0 K/I/Tanggungan
Penghasilan dikenai PPh tidak final Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final/tidak berpenghasilan K/Tanggungan K/Tanggungan Tidak diberikan PTKP (-/-) K/Tanggungan
Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final Penghasilan dari satu pemberi kerja Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-) TK/0 TK/0
Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final Penghasilan dari > 1 pemberi kerja TK/0 Tidak diberikan PTKP (-/-) TK/0 TK/0
Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh tidak final atau pekerjaan bebas TK/0 Tidak diberikan PTKP (-/-) TK/0 TK/0
Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final Penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final/tidak berpenghasilan Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-) Tidak diberikan PTKP (-/-)
Geser tabel ke kiri atau kanan untuk melihat seluruh kolom

Cara membaca hasil PTKP

Setelah menemukan baris yang sesuai, baca kolom dari kiri ke kanan. Kolom PTKP - KK menunjukkan isi matriks untuk kondisi KK. Tiga kolom berikutnya berada di bawah kelompok PTKP untuk penghitungan angsuran PPh Pasal 25 dan lampiran PH/MT, yaitu PTKP Suami, PTKP Istri, dan PTKP Gabungan.

K/Tanggungan Rp58.500.000 + {jumlah tanggungan (max 3) x Rp4.500.000}.
K/I/Tanggungan Rp112.500.000 + {jumlah tanggungan (max 3) x Rp4.500.000}.
TK/0 Rp54.000.000.
Tidak diberikan PTKP (-/-) Menunjukkan kolom yang pada matriks sumber dinyatakan tidak diberikan PTKP.

Sumber Dokumen

Lampiran Nota Dinas Direktur Peraturan Perpajakan I
Nomor
ND-383/PJ.02/2026
Tanggal
6 April 2026

Judul lampiran: Matriks Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Bagi Suami-Istri baik yang Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pajak Penghasilan dilakukan oleh Kepala Keluarga (KK) maupun dilakukan oleh Masing-Masing Suami-Istri (PH/MT).

Catatan penyajian

Artikel ini menata ulang tabel pada dokumen sumber untuk kebutuhan tampilan website. Materi pada halaman ini tidak menggantikan dokumen sumber.